|◘|Silet meminta maaf atas penayangannya pada tanggal 7 kemarin.|◘|Obama di pastikan akan ke Indoneisa pada 9-10 NOV.|◘|Taufik Hidayat sukses dalam laga Prancis Super series|◘| Dapatkan berita aktual, hangat dan halal hanya di http://today-s.blogspot.com/

Saturday, November 6, 2010

SBY Belajar dari Kritikan


Keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk tinggal dan memantau langsung perkembangan Gunung Merapi di Yogyakarta, mendapat respon positif dari pengamat politik dari Universitas Indonesia, Dr Ari Junaedi.

Belum ada kata terlambat bagi SBY untuk memimpin langsung dan berada di tengah-tengah warga.
-- Ari Junaedi

Menurut Ari, keputusan Presiden SBY memimpin langsung penanganan bencana letusan Gunung Merapi sudah tepat. Apalagi intensitas letusan Gunung Merapi kian membahayakan warga di sekitar lereng Merapi.

"Belum ada kata terlambat bagi SBY untuk memimpin langsung dan berada di tengah-tengah warga. Jika Wasior dan Mentawai, saya melihat SBY gagap. Namun untuk Merapi, saya salut untuk SBY," ujar Ari Junaedi kepada Tribunnews.com, Jumat (5/11/200) yang baru saja kembali dari Yogyakarta ubtuk memantau langsung kondisi penanganan pengungsian letusan Gunung Merapi.

Sikap Presiden yang akan tinggal beberapa hari di Yogyakarta dan memimipin langsung penanganan pengungsi Merapi, menurutnya adalah sikap Presiden yang didasari belajar dari berbagai macam kritikan masyarakat terhadap penanganan bencana di Wasior dan Mentawai. Langkah SBY untuk penanganan bencana Merapi yang tidak bisa diprediksi, sungguh lah tepat.

"Jika SBY berada di lokasi, aparat yang tidak bekerja akan merasa malu. Namun, itu saja tidak cukup kalau tidak didukung jajaran kabinetnya. Selama ini terbukti, dalam banyak kasus penanganan bencana tidak tuntas tertangani karena berbelitnya birokrasi," ujar Ari.


Kompas.com


0 comments:

Post a Comment



 

Today Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha